Bawaslu Kabupaten Bekasi Gandeng SMAN 1 dan SMAN 3 Tambun Selatan Edukasi Pemilih Pemula
|
KABUPATEN BEKASI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi terus memperkuat kualitas demokrasi dengan menjangkau pemilih pemula. Terbaru, Bawaslu menggandeng SMAN 1 dan SMAN 3 Tambun Selatan untuk berkolaborasi dalam program sosialisasi pengawasan partisipatif.
Kolaborasi tersebut dimantapkan melalui kegiatan audiensi yang digelar pada Kamis (30/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Bawaslu Kabupaten Bekasi dalam memberikan edukasi kepemiluan kepada pelajar tingkat menengah atas.
Optimalkan Masa Nontahapan Pemilu
Kunjungan pertama diawali di SMAN 3 Tambun Selatan dan disambut langsung oleh Wakil Kepala Sekolah, Andik Ardiansyah.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Bekasi, Syahroji, menjelaskan bahwa masa nontahapan pemilu merupakan momen ideal untuk mengedukasi generasi muda.
"Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab kami sebagai pengawas pemilu dalam memberikan edukasi kepemiluan kepada calon pemilih pemula. Mengingat saat ini masih berada pada masa nontahapan pemilu, pelaksanaan sosialisasi dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan," ujar Syahroji.
Pihak SMAN 3 Tambun Selatan pun menyambut positif inisiatif tersebut. Andik Ardiansyah menegaskan kesiapan sekolahnya untuk memfasilitasi kegiatan sosialisasi yang menyasar perwakilan siswa dari kelas X hingga XII.
"Kami siap mendukung suksesnya Pemilu 2029 dengan berkolaborasi bersama Bawaslu. Pada Pemilu 2029 nanti, sebagian besar dari mereka telah memenuhi syarat sebagai pemilih," kata Andik.
SMAN 1 Tambun Selatan Usulkan Agenda Akhir Agustus
Usai dari SMAN 3, tim Bawaslu Kabupaten Bekasi melanjutkan audiensi ke SMAN 1 Tambun Selatan dan diterima oleh Kepala Bidang Kesiswaan, Gatot Lelono.
Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu Bawaslu Kabupaten Bekasi, Afif Aliimul Hakim, menyampaikan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam membangun kesadaran politik anak muda sejak dini.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi kepemiluan dengan narasumber dari pimpinan Bawaslu. Kami memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sekolah, agar bersama-sama meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu," terang Afif.
Merespons hal itu, Gatot Lelono mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Bawaslu kepada sekolahnya. Ia mengusulkan agar sosialisasi digelar pada akhir Agustus 2026 agar tidak bentrok dengan perayaan HUT ke-81 RI.
"Kami merasa terhormat dan siap mendukung serta memfasilitasi kegiatan ini. Kami mengusulkan pelaksanaan sosialisasi pada akhir Agustus 2026 agar tidak bertepatan dengan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," tutur Gatot.
Di SMAN 1 Tambun Selatan, sosialisasi disepakati akan diikuti oleh unsur pengurus OSIS, ketua ekstrakurikuler, serta perwakilan peserta didik yang ditunjuk sekolah.
melalui rangkaian audiensi ini, Bawaslu Kabupaten Bekasi berharap sinergi dengan satuan pendidikan dapat melahirkan generasi muda dan pemilih pemula yang cerdas, kritis, berintegritas, serta aktif dalam pengawasan partisipatif pada setiap agenda demokrasi mendatang.
Penulis : Rifka A Harfiyanti
Editor : Amp_id
Foto : M Irfan