Bawaslu Kabupaten Bekasi Gelar "Ngopi Politisi" Bersama Jamaah Masjid Al-Hikmah, Perkuat Pengawasan Partisipatif
|
BEKASI — Dalam upaya memperluas jangkauan edukasi politik berbasis komunitas, Bawaslu Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan "Ngopi" (Ngobrol Politik) bersama jamaah Masjid Al-Hikmah pada Jumat (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung santai namun interaktif ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2HM) Bawaslu Kabupaten Bekasi, Syahroji.
Melalui forum dialog warga tersebut, Syahroji menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, khususnya jamaah dan tokoh agama, dalam menjaga kondusivitas serta mengawasi setiap proses demokrasi agar berjalan jujur dan adil.
"Masjid dan tempat ibadah bukan sekadar tempat ritual keagamaan, melainkan ruang strategis untuk mempererat silaturahmi dan membangun kesadaran kritis warga. Melalui Ngobrol Politik ini, kami ingin mengajak jamaah Masjid Al-Hikmah untuk bersama-sama menolak politik uang, berita bohong (hoaks), dan politisasi SARA," ujar Syahroji.
Ia menambahkan bahwa peran pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan personel Bawaslu secara formal. Pendekatan kultural dan keagamaan dianggap ampuh untuk menanamkan nilai-nilai integritas politik sejak dari akar rumput.
"Pengawasan partisipatif dari jamaah masjid sangat efektif. Jika masyarakat paham aturan dan berani menolak segala bentuk pelanggaran, maka kualitas demokrasi kita di Kabupaten Bekasi akan semakin kuat," tambahnya.
Kegiatan diawali dengan diskusi santai usai pelaksanaan ibadah, disambut antusias oleh para jamaah dan pengurus Masjid Al-Hikmah. Melalui inisiatif ini, Bawaslu Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus merawat ruang-ruang dialog publik guna menciptakan iklim politik yang bersih, edukatif, dan menyejukkan.
Penulis dan Editor : Amp_id