Lompat ke isi utama

Berita

Matangkan Persiapan P2P, Bawaslu Kabupaten Bekasi Gelar Kajian Rutin Internal

Suasana Kajian Rutin pagi Bawaslu Kabupaten Bekasi

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi kembali memperkuat kapasitas internal melalui agenda Kajian Rutin yang digelar di ruang rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Bekasi pada Senin (8/6/2026). 

KABUPATEN BEKASI – Usai melaksanakan apel pagi rutin, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi langsung bergerak cepat dengan menggelar forum Kajian Rutin Internal pada Senin (8/6/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan kapasitas jajaran sekaligus tindak lanjut nyata dari arahan pimpinan terkait kesiapan program kerja lembaga.

Kajian rutin yang berlangsung di ruang rapat kantor Bawaslu Kabupaten Bekasi minggu ini dipimpin dan dinakhodai langsung oleh Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Divisi Pengawasan). Fokus utama pembahasan dalam kajian kali ini adalah mematangkan seluruh aspek persiapan teknis maupun substantif menjelang pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang akan digelar dalam waktu dekat.

Bertindak sebagai narasumber atau pembawa materi dalam kajian ini adalah Kepala Subbagian Pengawasan Bawaslu Kabupaten Bekasi, Afif Alimul Hakim. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas mengenai strategi implementasi program P2P tingkat kabupaten yang kali ini secara khusus menyasar generasi muda.

Kepala Subbagiaan Pengawasan, Afif Alimul Hakim memaparkan bahwa peserta kegiatan P2P minggu ini terdiri dari 20 orang pelajar terpilih yang berasal dari beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Bekasi. Pemilihan segmen pelajar ini dinilai sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai pengawasan sejak dini kepada para pemilih pemula.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan P2P tahun ini merujuk penuh pada visi besar yang telah dicanangkan di tingkat nasional. Tema P2P yang diusung oleh Bawaslu RI pada periode ini adalah "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu dan Pemilihan 2029 yang Bermartabat".

"Tema dari Bawaslu RI ini menjadi kompas bagi kita di tingkat daerah. Melalui program P2P yang menyasar 20 pelajar terpilih ini, kita ingin memastikan bahwa generasi muda di Kabupaten Bekasi benar-benar 'berfungsi dan bergerak' secara aktif. Ini adalah pondasi awal yang kita bangun sejak dini demi mengawal iklim demokrasi yang bersih dan bermartabat menuju Pemilu dan Pemilihan tahun 2029 mendatang," urai Afif Alimul Hakim dalam penyampaian materinya.

Forum kajian rutin ini berjalan interaktif dengan adanya diskusi dan pemetaan tugas di antara jajaran sekretariat. Melalui kesiapan materi yang matang serta sinergi antardivisi, Bawaslu Kabupaten Bekasi optimistis pelaksanaan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) bagi para pelajar ini pada hari Kamis nanti dapat berjalan sukses, berdampak luas, dan melahirkan kader pengawas partisipatif muda yang militan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Foto : M Irfan

Penulis dan Editor : Amp_id