Tingkatkan Pengawasan Partisipatif Pelajar, Bawaslu Kabupaten Bekasi Jalin Kerja Sama dengan SMK Insan Madani dan MA Al Jihadiyah Sukatani
|
SUKATANI, BEKASI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi resmi menjalin kerja sama strategis dengan dua lembaga pendidikan menengah di Kecamatan Sukatani, yakni SMK Insan Madani dan Madrasah Aliyah (MA) Al Jihadiyah. Penandatanganan Nota Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026, bertempat di Kompleks Yayasan Pendidikan Islam Al Jihadiyah, Jl. Raya Sukatani, Kp. Srengseng, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi, S.Pd., M.Tr.IP, bersama Kepala Sekolah SMK Insan Madani, Uun Khaerunnisa, M.Pd, serta Kepala Sekolah MA Al Jihadiyah, Rizki Fauzi, S.Pd.I.
Kerja sama ini berfokus pada Penguatan Pengawasan Partisipatif dan Edukasi Kepemiluan yang dirancang berlaku selama masa 5 (lima) tahun ke depan. Melalui sinergi ini, para pihak berkomitmen untuk menumbuhkan kesadaran politik, demokrasi, serta peran aktif generasi muda—khususnya pemilih pemula—dalam mengawal jalannya demokrasi yang bersih dan berintegritas.
Adapun tujuan utama dari kerja sama ini meliputi:
- Pendidikan dan Kesadaran Demokrasi: Meningkatkan pemahaman politik dan nilai-nilai demokrasi di kalangan pelajar.
- Perluasan Jaringan Pengawasan: Memperluas jaringan pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah menengah di Kabupaten Bekasi.
- Pencegahan Pelanggaran Pemilu: Mengantisipasi serta mencegah potensi pelanggaran Pemilu, penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, hingga praktik politik uang di lingkungan pendidikan.
- Keakuratan Data Pemilih: Memfasilitasi pertukaran dan sinkronisasi data pemilih pemula guna mendukung keakuratan Daftar Pemilih dengan tetap menjaga perlindungan data pribadi.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup penyelenggaraan sosialisasi kepemiluan seperti program Bawaslu Goes to School, workshop, seminar, hingga pembentukan wadah pengawasan partisipatif seperti Pojok Pengawasan atau Komunitas Pengawas Partisipatif di lingkungan sekolah.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi, menyampaikan bahwa keterlibatan aktif para pelajar dan tenaga pendidik sangat krusial dalam pencegahan pelanggaran Pemilu dan pengawalan isu-isu strategis kepemiluan. Melalui program pendampingan dan edukasi berkelanjutan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi agen perubahan yang cerdas dan kritis dalam berdemokrasi.
Penulis : Amp_id
Foto : M Irfan