Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Jabar Buka Kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif di Cikarang: "Personel Kami Terbatas, Peran Serta Masyarakat Sangat Krusial"

pembukaan kegiatan

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, H. Zacky Muhammad Zam Zam, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia (RI) di Hotel Prime Biz, Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (28/10/2026)

CIKARANG, 28 OKTOBER 2026 – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, H. Zacky Muhammad Zam Zam, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia (RI) di Hotel Prime Biz, Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (28/10/2026).

Dalam sambutannya, H. Zacky Muhammad Zam Zam menekankan betapa pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mengawal dan mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, keterlibatan publik menjadi kunci utama terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

"Bawaslu sangat memerlukan Bapak/Ibu sekalian untuk menjadi pengawas partisipatif. Karena secara struktural, personel Bawaslu ini sangat terbatas, sehingga kami tidak bisa melaksanakan pengawasan secara maksimal tanpa adanya dukungan dari masyarakat," ujar Ketua Bawaslu Jabar di hadapan para peserta.

Kegiatan yang digagas oleh Bawaslu RI ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan pemangku kepentingan (stakeholders) serta elemen masyarakat umum. Melalui penguatan pengawasan partisipatif, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang pasif, melainkan juga aktif melaporkan potensi pelanggaran yang terjadi di lapangan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini di Cikarang, Bawaslu berharap kesadaran dan partisipasi pengawasan di tingkat daerah, khususnya di Jawa Barat, semakin meningkat sehingga pengawasan pemilu dapat berjalan efektif, menyeluruh, dan akuntabel.

Penulis dan Foto : Amp_id